Biaya Top Up Paling Murah, Apakah OVO, Gopay atau DANA?

MyPonsel.Com, Biaya Top Up Paling Murah, Apakah OVO, Gopay atau DANA? – Masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan hadirnya sistem uang digital, sudah cukup banyak transaksi uang digital yang menyentuh kehidupan masyarakat Indonesia.

Budaya cashless ramai di Indonesia sejak hadirnya sistem tranportasi online beserta sistem pembayarannya.

Sejak itu layanan cashless ini makin disukai karena karena perusahaan penyedia cashless sering banet memberikan promo menarik berupa cashback, potongan harga, buy 1 get 1 dan lainnya.

Bahkan informasi dari Bank Indonesia presentase transaksi uang elektronik tahun 2019 di bulan September 2019 saja mencapai 490 juta kali transaksi.

Sejak tahun lalu sudah bermunculan berbagai macam layanan uang digital yang bisa kamu pakai untuk melakukan transaksi. Namun sebelumnya tentu Kamu harus melakukan pengisian saldo (Top Up) terlebih dahulu.

Yang perlu kamu ketahui adalah saat kamu melakukan top up, maka kamu akan dikenai biaya potongan atau biaya administrasi dari pihak perusahaan. Jumlah potongan bermacam-macam tergantung produk cashless nya.

Di ulasan kali ini kita akan membahas berapa potongan yang harus kamu terima kalau Kamu memakai aplikasi layanan cashless Gopay, OVO, dan DANA.

Biaya Top Up Paling Murah, Apakah OVO, Gopay atau DANA?

OVO

OVO adalah sistem pembayaran digital yang sudah ada sejak tahun 2017, sekarang OVO menjadi salah satu sistem cashless yang banyak disenangi masyarakat Indonesia.

OVO termasuk layanan cashless yang sangat sering memberikan promo berupa cashback dengan nilai beragam.

Biaya Top Up Paling Murah
OVO termasuk layanan cashless yang sangat sering memberikan promo berupa cashback

Inilah yang sangat menarik dari OVO sehingga sangat digemari masyarakat Indonesia khususnya pelajar dan mahasiswa.

Mengenai top up OVO memang awalnya gratis, tapi terhitung mulai tanggal 1 Maret 2020 nanti, Top Up melalui OVO akan dikenakan biaya top up sebesar 1.000 Rupiah.

Biaya admin ini akan dikenakan bagi kamu yang mengisi (top up) melalui ATM dan Mobile Banking. OVO juga mengenakan biaya admin sebesar 2% dari jumlah top up kalau kamu memakai kartu debit di aplikasi OVO.

Gopay

Pada awalnya Gopay dibuat untuk sistem pembayaran cashless bagi Goride dan Gocar. Tapi sejak tahun 2018 Gopay hadir terpisah dengan Goride atau Gocar. Sejak itu Gopay sudah dapat dipakai secara mandiri sebagai alat transaksi cashless di toko-toko yang sudah bekerjasama dengan Gojek.

Biaya Top Up Paling Murah
Gopay mengenakan biaya top up sebesar 1.000 Rupiah

Pembayaran menggunakan Gopay bisa dilakukan dengan scaning barcode yang tersedia di toko tersebut.

Gopay mengenakan biaya top up sebesar 1.000 Rupiah yang berlaku untuk pengguna yang top up melalui ATM atau Mobile Banking.

Gopay menerapkan potongan biaya top up lebih besar kalau kamu top up Gopay lewat ATM Bersama, biaya admin top up nya berkisar sebesar 5.000 – 7.000 Rupiah.

Ada cara yang gratis, yakni Kamu harus top up melalui driver Gojek dengan minimal top up 25.000 Rupiah.

DANA

Layanan fintech DANA ini baru hadir di Indonesia, DANA diluncurkan pada pertengahan tahun 2018. Walaupun masih tergolong baru, DANA sudah berhasil dikenal dan disukai oleh masyarakat Indonesia.

Untuk top up DANA tidak mengenakan biaya alias gratis. Top up DANA dapat kamu lakukan lewat kartu debit ATM, Mobile Banking, dan SMS Banking.

Untuk top up DANA tidak mengenakan biaya alias gratis
Untuk top up DANA tidak mengenakan biaya alias gratis

Ada cara top up yang unik dari DANA, kamu bisa top up saldo dengan cara berbagi saldo menggunakan QRcode di akun DANA teman kamu, dengan cara ini kamu tinggal membayar ke temanmu.

So gaes, itulah perbandingan biaya top up ke tiga produk cashless itu di Indonesia, Kamu pilih yang mana? Tentu saja berbeda-beda tergantung kebutuhan Kamu.

Mana yang lebih baik apakah Gopay, OVO, atau DANA? Kamu yang bisa menjawabnya.

admin

Leave a Comment