Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy M10 2020

Samsung M series telah menghiasi dunia maya dengan bocoran dan rumor baru hampir setiap hari. Akhirnya di akhir bulan Januari 2019, Samsung Galaxy M-series pun resmi diluncurkan perdana di India dengan dua penawaran yaitu Galaxy M20 dan Galaxy M10. Dari keduanya, pilihan lebih terjangkau ialah Galaxy M10. Menggunakan kode M yang menurut Samsung ialah singkatan dari millennials.

Samsung Galaxy M ialah peleburan dari tiga lini entry-level Samsung meliputi lini Galaxy J, C, dan Galaxy On. Samsung dengan seri M-nya berharap dapat mendefinisikan kembali pasar smartphone kelas menengah bawah yang lebih terjangkau dan terutama menyasar generai milenial yang hobi eksis di jejaring sosial.  Samsung Galaxy M10, yang akan kita ulas ditargetkan untuk pembeli yang memang ingin membeli handphone Android mereka untuk pertama kali. Mari cari tahu di ulasan lengkap Samsung Galaxy M10 berikut ini.

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy M10

Desain dan Kualitas Build Galaxy M10

Dengan seri Galaxy M, Samsung akhirnya memperkenalkan desain takiknya (notch), sesuatu yang ditolaknya sepanjang tahun 2018 silam. Ya, Samsung lebih suka menyebutnya layar Infinity V, itulah spesifikasi yang membuat Galaxy M10 terlihat unik di kelasnya.

Samsung Galaxy M10 facia termasuk panel Infinity-V yang dibuat dari panel TFT LCD 6,2 inci. Sayang tidak ada panel sensor sidik jari yang membulat di punggung layar sebagaimana saudaranya M20. Pada bagian samping dan atas, layar M10 memiliki bezel yang sangat sempit yang tampak lebih ramping daripada yang terlihat dari pesaing langsungnya yaitu Redmi 6A dan Realme C1. Seperti halnya handphone terbaru Samsung lainnya, Galaxy M10 memiliki rasio layar terhadap tubuh (screen to body ratio) sekitar 90 persen yang tentunya sangat bagus mengingat harganya yang terjangkau.

Sementara bagian depan didominasi oleh layar, panel belakang Galaxy M10 terbuat dari polycarbonate keras yang terasa agak sedikit norak. Selain itu, panel belakang pun dengan mudah meninggalkan jejak sidik jari sehingga membutuhkan pembersihan yang konstan.

Layar HD+ Ukuran Jumbo

Seperti saudaranya yang lebih tua Galaxy M20, M10 juga mendapatkan layar LCD Infinity-V TFT 6,2 inci tetapi resolusinya telah diperkecil menjadi HD + (1480×720 piksel) dengan 270,5 PPI (piksel per inci). Dari sisi desain, Galaxy M10 betul-betul menawarkan tampilan yang segar dibanding lini Samsung pendahulunya. Handphone terbaru Samsung ini memboyong salah satu desain terbaru Samsung yaitu Infinity-V berbentuk poni layar menyerupai huruf “V” yang dipakai untuk tempat sensor kamera depan.

Desain Infinity-V sebenarnya serupa dengan “waterdrop screen” yang lagi jadi tren sekarang ini. Resolusi HD + biasa berarti itu tidak akan menjadi tampilan paling tajam.  Sesuai kelasnya, layar M10 bisa menghasilkan warna yang bagus dan kontras menampilkan kecerdikan Samsung dengan hadirnya fitur kalibrasi layar.

Tingkat kecerahan layar pun cukup nyaman untuk digunakan di dalam maupun di luar ruangan. Keterbacaan layar di bawah paparan cahaya matahari langsung bukan masalah dengan tampilan infinity Galaxy M10. Sayang fitur kecerahan otomatis tidak berfungsi dengan baik, oleh karena itu disarankan pengguna mematikannya sebelum beraktifitas di luaran.

Chipset Exynos 7870 + One UI

Sekarang mari kita beralih ke bagian kinerja dan perangkat lunak dari review Galaxy M10. Dapur pacu utama Galaxy M10 digerakkan oleh chipset Exynos 7870 berbasis 14nm yang setara dengan Snapdragon 625, MediaTek Helio P23, atau chipset Kirin 659 dalam hal kinerja sehari-hari.

Samsung menawarkan dua konfigurasi dalam hal penyimpanan yaitu : 2GB RAM dengan 16GB ROM dan 3GB RAM dengan 32GB ROM. Ada slot ekspansi dedicated yang dapat menampung hingga 512GB kartu microSD. Untuk memanfaatkan pengaturan secara optimal, Samsung telah mengembangkan UI 9,5 yang lebih ramping dan dioptimalkan dengan baik yang diaplikasikan sebagai sistem operasi M10.

Itu berjalan pada Android 8.1 Oreo dan Samsung mengatakan bahwa akan segera membawa pembaruan Android Pie untuk Galaxy M10. UI baru tersebut mengambil banyak inspirasi dari Samsung One UI yang baru diperkenalkan terutama ikonografi.

Terdapat fitur magazine baru yang membawa wallpaper menarik, berita, dan gambar terkait ke lockscreen. Pengguna pun  bisa menyesuaikan minat mereka dan menambahkan gambar dari galeri ke magazine tersebut. Bila  pengguna tidak terlalu menyukai ëlock screen storiesí mereka dapat mematikannya.

Interface One UI ini juga memberi pengalaman baru kepada para penggunanya berupa opsi untuk memilih antara laci aplikasi biasa atau peluncur mirip iPhone dimana semua aplikasi didistribusikan di seluruh panel layar beranda. Ada beberapa aplikasi bloatware yang ada di handphone ini. Hanya saja yang membuat frustasi ialah bahwa, selain dari aplikasi harian, pengguna tidak diizinkan untuk mencopotnya.

Performa Galaxy M10 cukup konsisten untuk pemakaian sehari-hari, salah satu sebabnya UI Experience baru tersebut mampu menangani alokasi RAM dengan sangat baik. Memainkan game-game kasual pun bisa dilakukan tanpa kendala sama sekali.

Dual Kamera Belakang dan Depan

Walaupun memposisikan sebagai handphone di segmen entri, namun Samsung mengemas Galaxy M10 dengan spesifikasi kamera belakang ganda . Menariknya, alih-alih memilih sensor depth yang lebih umum, Samsung memutuskan untuk menyertakan sensor ultra-wide. Samsung menggunakan kombinasi sensor 13MP dan 5MP (120 derajat).

Secara performa, kamera utama Galaxy M10 sudah sangat memadai sesuai dengan harganya. Kamera belakang ganda  M10 ialah salah satu kamera terbaik yang pernah ada di segmen ini. Kualitas gambarnya bagus: detail bagus, kaya warna, dan noise minimal. Memang sulit mendapatkan yang terbaik dalam cahaya rendah tetapi gambar masih cukup baik untuk konsumsi media sosial.

Mode ultrawide menawarkan perspektif yang unik tetapi perlu diingat bahwa gambar memiliki beberapa distorsi di beberapa sudut. Ini memang sulit dihindari dengan wide angle pada smartphone. Mode bokeh menawarkan blur latar belakang yang menyenangkan tetapi hanya berfungsi untuk potret orang dan bukan objek. Satu masalah besar yang dimiliki kamera M10 ialah bahwa perangkat ini tidak memiliki stabilisasi apa pun untuk perekaman video.

Di bagian depan pengguna mendapatkan kamera selfie 5MP yang bisa mengambil gambar dengan bagus selama ada cahaya sekitar. Hanya saja warna-warna dari kamera depan terlihat agak kusam dan mode selfie focus tidak terlalu baik untuk deteksi bagian tepi. Sekali lagi, ini bukan kamera selfie yang hebat tetapi orang tidak bisa berdebat dengan harganya yang murah.

Daya Tahan Baterai

Berbeda dengan Galaxy M20, yang mendapat baterai 5.000mAh, Galaxy M10 hanya mendapat jatah unit daya sebesar 3.400mAh yang cukup standar. Walau begitu Samsung mengklaim bahwa mereka telah menggunakan teknologi terbaru yang membuat baterai bisa mengkonsumsi daya rendah. Bahkan teknologi tersebut pun telah dipatenkan untuk pengembangan lebih lanjut.

Dalam sebuah pengujian, baterai M10 dan berhasil bertahan selama 16 jam dalam tes pemutaran video loop dengan kecerahan ditetapkan pada 50 persen. Baterai M10 pun berhasil bertahan sekitar satu hari dalam penggunaan reguler, yang tidak bisa dikatakan buruk. Tak seperti saudara kandungnya yang lebih besar, baterai M10 tidak datang dengan teknologi pengisian cepat apa pun dan dilengkapi dengan pengisi daya 5W yang cukup standar. Dibutuhkan lebih dari 2 jam untuk mengisi ulang baterai M10 menggunakan pengisi daya yang disertakan.

Harga Samsung Galaxy M10 2020

Samsung membangun hype di sekitar Galaxy M10 dan M20 yang mengklaim sebagai penargetan anak muda atau disebut generasi milenium. Dengan Galaxy M10, Samsung telah berhasil menawarkan perangkat yang setara dengan merek lain dan bahkan lebih baik. Selain itu, branding Samsung dan dukungan purna jual yang mapan ditambah fasilitas lain menjadi pertimbangan lain mengapa konsumen harus membeli Galaxy M10. Harga Samsung Galaxy M10 untuk varian RAM 2GB ditawarkan Rp.1,5 jutaan sementara untuk varian RAM 3GB dilego di harga Rp.1,7 jutaan.

Leave a Comment